PEKANBARU, MetroMadani – Meskipun tahun depan pemerintah pusat sudah menyatakan tidak akan ada lagi honorer, namun gaji ribuan guru bantu Provinsi Riau yang masih belum diangkat menjadi ASN PPPK masih tetap akan dianggarkan di APBD Riau tahun anggaran 2025 mendatang.
Sebagaimana yang disampaikan Plt Kadisdik Riau Edi Rusman Dinata menjawab wartawan via
ponselnya, kemarin bahwa pihaknya tetap akan mengakomidir gaji guru bantu provinsi yang belum berstatus ASN PPPK.
”Ya, kita masih mengajukan anggaran gaji guru bantu untuk tahun 2025 ya, sambil terus menunggu validasi data yang akurat dari kabupaten dan kota berapa jumlah yang tersisa, kemudian berapa penyebaran kuota PPPK tahun depan itu,” sebutnya, kemarin.
Dikatakan Edi, jumlah guru bantu yang tersisa saat ini adalah 491 orang tersebar di SMA sederajat dan 1.392 orang tersebar di bagian pendidikan dasar (Dikdas) kabupaten dan kota serta ada 86 orang guru marjinal.
Ketua Perkumpulan Guru Bantu Provinsi (PKGBP) Riau Zafri MPd menyambut antusias masih dianggarkan untuk pembayaran gaji guru bantu Provinsi Riau pada APBD tahun depan itu.
”Alhamdulillah, kita mendapat kabar bahwa gaji rekan-rekan guru bantu yang masih belum terangkat PPPK masih dianggarkan untuk tahun depan,” sambutnya.
Sungguh pun demikian, pihaknya saat ini masih terus menginventarisir berapa orang guru bantu di kabupaten dan kota serta SMA sederajat yang belum terangkat PPPK dan apa penyebabnya.
”Saat ini masing-masing koordinator daerah kabupaten dan kota sedang mencari data itu, sehingga nanti menjadi bahan oleh kita untuk melakukan pertemuan dan silaturahmi dengan Disdik Riau guna mencarikan jalan terbaik agar semua kawan-kawan diangkat ASN PPPK,” tekadnya.(buz)













