PEKANBARU, MetroMadani – Menjalin persaudaran sesama negeri serumpun Melayu, Kerajaan Malaysia membangun Klinik Kesehatan untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Maahad Tafaqquh Riau di Kampung Baru, Desa Kepau Jaya Kecamatan Perhentian Raja, Kampar tahun 2025.

Klinik yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas lengkap, seperti ruang UGD, rawat inap, apotik dan fasilitas lainya itu secara resmi disampaikan langsung dalam peresmian oleh Konsul Malaysia di Pekanbaru Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail bersama Wakil Bupati Kampar Dr Misharti dan pimpinan Maahad Tafaqquh Riau Ustad Dr KH Mustafa Umar Lc MA, Selasa (2/12/2025).
Konsul Malaysia di Pekanbaru Mohammed Hosnie Shahiran mengucapkan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada Pemkab Kampar dan Ponpes Maahad Tafaqquh Riau yang terpilih sebagai tempat atas proyek strategis Konsulat tahun ini.
”Kami sengaja beri nama Madani, yakni konsep dari ihsan itu sendiri adalah peduli dengan masyarakat sekitar sebagaimana diajarkan dalam agama kita. Muda-mudahan Klinik ini memberi manfaat buat santri dan masyarakat sekitar,” pesan Konsul.

Dikatakan Konsul bahwa program ini merupakan bantuan rutin tahunan. ”Ini bantuan rutin yan kami salurkan, seperti CSR-la kepada lembaga keagamaan. Tahun lalu kita bantu Panti Asuhan Fajar Harapan dan tahun ini Tafaqquh Riau dengan nilai bantuan Rp89 juta. Tahun depan kita ajukan alat pemadam untuk Kemenag, mudahan proposal kami nantinya kembali disetujui dan diluluskan Kemendagri Malaysia,” papar Konsul Mohammed Hosnie Shahiran.
Sementara itu Pemkab Kampar mengucapkan terima kasih kepada pihak Kerajajaan Malaysia lewat Konsulat di Pekanbaru atas partisipasinya membangun Klinik Sehat di kawasan Ponpes yang sudah berusia tujuh tahun tersebut.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada Konsulat Malaysia di Pekanbaru. Semoga ini tidak saja bermanfaat bagi santri dan santriwati nantinya tapi juga bagi masyarakat Lubuk Sakat dan Kepau Jaya berobat kesini,” ucap Wakil Bupati Dr Misharti.

Pimpinan Maahad Tafaqquh KH Dr Mustafa Umar Lc MA juga mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada pihak Malaysia. ”Dengan muhibbah kedua negara ini, semoga memberi manfaat besar atas berdirinya Klinik Madani di Kampar ini. Terima kasi juga kepada Pemerintah daerah Kampar yang banyak membantu Maahad ini, mudahan memberi manfaat buat umat dan Kampar umumnya,” ucapnya.

Acara ditutup dengan makan dan foto bersama serta pemberian cendramata dari Konsulat Malaysia kepada Wabup Kampar dan pimpinan Ponpes Maahad Tafaqquh Riau Dr KH Mustafa Umar Lc MA.

Turut hadir pada kesempatan itu Ketua Majlis Quran Riau (Maqori) Ahmad Syahharofie, Kanwil Kemenag diwakili, pejabat Pemprov Riau dan Kampar, kepala Puskesmas setempat, kepala desa, orang tua santri bersama tamu dan undangan lainya.(man)













