PEKANBARU, MetroMadani – Gubernur Riau H Syamsuar M.Si menyampaikan bahwa tahun ini Pemerintah Provinsi Riau mengusulkan dua nama tokoh perjuangan Riau untuk menjadi Pahlawan Nasional. Kedua tokoh tersebut adalah Mahmud Marzuki dari Kampar dan Marhum Pekan atau Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah dari Kota Pekanbaru.
“Kedua nama tokoh tersebut telah disampaikan ke pusat. Berdasarkan informasinya Mahmud Marzuki yang memenuhi syarat dan sudah dilakukan verifikasi. Mohon doanya semoga salah satu dari dua nama itu ditetapkan Pahlawan Nasional,” ujar gubernur, saat temu ramah bersama veteran Riau, di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (15/8/22).
Gubri berharap, tokoh-tokoh yang diusulkan oleh Provinsi Riau bisa ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Tokoh tersebut dinilai layak untuk mendapatkan pengakuan sebagai Pahlawan Nasional karena mempunyai pengaruh dan jasa-jasa besar bagi tanah air khususnya Provinsi Riau.
“Dari apa yang terima informasinya, nominasinya ada delapan orang, termasuk satu orang dari Riau. Mohon doa restu agar ada dari Riau,” harap gubernur.
Mahmud Marzuki lahir di Kumantan, Bangkinang tahun 1911. Ayahnya bernama Pakih Rajo, dan ibu Hainah. Mahmud Marzuki wafat di Bangkinang tahun 1946 dan dimakamkan di Bangkinang.
Disamping berjuang secara fisik dan militer, Mahmud Marzuki juga berjuang dalam wilayah pendidikan. Perguruan Muallimin yang didirikannya telah terbukti mencerdaskan kehidupan bangsa. Perguruan ini tumbuh seriring dengan pertumbuhan Indonesia menjadi bangsa yang bermarwah yang melahirkan banyak tokoh.
Sedangkan Marhum Pekan atau Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah adalah sultan kelima Kerajaan Siak Sri Indrapura. Ia adalah putra dari Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah yang memerintah dari tahun 1780-1782. Marhum Pekan dikenal sebagai pendiri Kota Pekanbaru. Ia melanjutkan perjuangan ayahnya untuk mendirikan sebuah pekan di pinggir Sungai Siak yang akan menjadi pusat perekonomian baru Kerajaan Siak. Kelak, pekan yang didirikan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah tersebut kemudian dikenal sebagai Kota Pekanbaru.
Provinsi Riau saat ini telah memiliki dua tokoh sebagai Pahlawan Nasional yaitu Tuanku Tambusai dan Sultan Assyaidis Syarif Kasim Sani Abdul Jalil Syarifuddin atau Sultan Syarif Kasim II. Tuanku Tambusai lahir pada 5 November 1784 di Desa Dalu-dalu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Ia meninggal dunia pada 12 November 1882 di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. Sedangkan Sultan Syarif Kasim II lahir pada 1 Desember 1893 di Kabupaten Siak Sri Indrapura. Sultan Syarif Kasim meninggal dunia pada 23 April 1968 di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. (adr)











