Info
MetroMadani.com adalah portal berita, hiburan, dan informasi | tegas | lugas | tepercaya |

Polisi Masih Selidiki Kematian ASN di Parkiran DPDR Riau

Jenazah ASN yang ditemukan tewas di parkiran DPDR Provinsi Riau saat diperiksa di RS Bhayangkara Polda Riau/foto: Antara

PEKANBARU, MetroMadani – Penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru hingga saat ini masih memeriksa saksi-saksi terkait kematian seorang ASN yang ditemukan meninggal di parkiran DPDR Provinsi Riau. Korban FY (40) merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih dilakukan oleh personel gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Polsek Bukit Raya. Sedangkan jenazah korban telah dievakuasi dan masih diotopsi di RS Bhayangkara Polda Riau.

“Kami masih melakukan proses penyelidikan lanjutan terkait kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak medis,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan.

Sebelumnya, aparat kepolisian telah mengamankan enam kamera pengawas di sekitar lokasi ditemukannya korban.

TERKAIT:  Buron Narkotika 800 Gram Sabu Dicokok Polres Inhil dan Bea Cukai

“Kami telah mengamankan enam kamera pengawas di enam titik. Untuk rekamannya masih kami analisa, belum dapat kami sampaikan,” terang Andrie.

Disebutkan Andrie kematian korban disinyalir kuat ada keterkaitannya dengan hubungan asmara yang sedang dijalaninya.

“Kematian korban ada hubungan atau kedekatan dengan asmara,” ungkapnya.

“Terkait korban ini dibunuh atau tidak belum bisa kita sampaikan, karena masih proses pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti. Hingga kini 12 saksi telah dimintai keterangan. Sekarang masih dilakukan pendalaman,” pungkasnya.

Diketahui FY merupakan warga Pekanbaru yang ditemukan meninggal di dalam mobil Daihatsu Terrios warna silver dengan Nopol 1389 VX yang terparkir di basement kantor DPRD Riau.

Saat ditemukan, FY yang mengenakan jilbab cokelat tergantung di sebuah kain yang dikaitkan ke pegangan tangan bagian dalam mobil. Pada hidung korban terlihat mengeluarkan darah. (Antara).

Settia