PEKANBARU, MetroMadani – Meskipun jabatannya saat ini sebagai Anggota DPD RI perwakilan Riau, namun tidak membuat Dr Hj Misharti SAg MSi memasang target tinggi mengincar kursi gubernur atau Walikota Pekanbaru pada Pilkada 27 November 2024 mendatang. Misharti coba realistis dan serius membidik posisi Wakil Walikota Pekanbaru 2025-2030.
Hal ini terbukti disaat dirinya yang langsung menyerahkan berkas pendaftaran ke kantor Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Pekanbaru, Jalan Tiung Ujung.
” Ya, pada hari ini saya langsung menyerahkan formulir pendaftaran saya kepada Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai Calon Wakil Walikota Pekanbaru, tentu dalam perhelatan pilkada 2024 ini kita harus berjuang kita harus melihat bagaimanapun seluruh praksi dan partai yang ada di Kota Pekanbaru belum ada untuk memenuhi syarat untuk 10 kursi.” kata Hj Misharti saat diwawacara media, Rabu (8/5/2024).
Lebih lanjut dikatakan Si Jilbab Ungu ini, ia merasa sangat perlu adanya komunikasi politik serta Koalisi-koalisi dengan sejumlah Partai yang ada di Pekanbaru.
” Oleh sebab itu, koalisi -koalisi dan komunikasi partai Politik kami lakukan. Dan Alhamdulillah hari ini kami sudah selesai menyerahkan berkas pendaftaran ini. Dan ini adalah tempat yang ketiga kami sebelumnya kemarin kami telah menyerahkan berkas pendaftaran kami ke Partai Nasdem dan PDI Perjuangan, Pekanbaru.” jelasnya.
Terakhir Anggota DPD RI itu dengan tegas dan yakin dirinya Mendaftar sebagai Calon Wakil Walikota Pekanbaru. “Ya jadi kita hanya fokus untuk Wakil Walikota Pekanbaru saja.” tegas Anak Almarhumah Hj. Maimanah Umar itu.
Kedatangan DR Misharti bersama rombongan disambut oleh tim penjaringan DPD PAN Pekanbaru.
” Ya jadi ibuk DR Misharti ini merupakan Calon wali kota dan Wakil Walikota Yang ke 3 telah menyerahkan Berkas Pendaftaran nya langsung ke kantor kita. Untuk wakil walikota Beliau yang Pertama menyerahkan.” Ujar Indra Sukma saat menerima kedatangan DR. Misharti.
Terlihat yang mendampingi DR Misharti dalam menyerahkan berkas Pendaftaran calon wakil walikota Pekanbaru adalah DR. Husni Thamri, Hj. Maryenik, Yetnirita, Bastian Koti dan tim lainnya.(rls)







