Info
MetroMadani.com adalah portal berita, hiburan, dan informasi | tegas | lugas | tepercaya |

Anies Hampir Pasti Kandidat Capres Koalisi PKS-Nasdem-Demokrat

Anies Baswedan/foto: MNC

JAKARTA, MetroMadani – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hampir dipastikan menjadi kandidat calon presiden (capres) yang diusung koalisi PKS-Nasdem-Demokrat. Kepastian tersebut semakin nyata karena ketiga partai yang belum bergabung dengan koalisi manapun tersebut semakin sering melakukan pertemuan-pertemuan intens belakang ini.

Juru Bicara Partai Keadilan Sosial (PKS) M Kholid juga mengakui adanya kesepahaman tersebut. Menurutnya, sosok Anies menjadi kandidat capres yang bisa diterima ketiga partai.

“Kalau dari sisi capres, sosok Anies Baswedan menjadi yang terkuat dalam pembahasan meskipun tidak menutup pada pilihan yang lain,” sebut Kholid Kamis (22/9/2022) dikutip dari kompas.com.

Lebih lanjut, Kholid juga menyebut Anies menjadi sosok tanpa penolakan dari ketiga partai. Sedangkan dari PKS  sendiri, walaupun Anies bukan kader tetapi memiliki sejarah kebersamaan sejak Pilkada DKI Jakarta lima tahun yang lalu.

TERKAIT:  Gandeng Sarwan, Zulkarnain Maju ke Provinsi

“Bagi PKS, meskipun Anies bukan kader, tetapi Anies memiliki sejarah kebersamaan dengan PKS saat Pilkada DKI. Kader-kader PKS juga menerima sosok Anies,” ujarnya.

Hal yang sama juga terjadi di Partai Nasdem dan Partai Demokrat.

“Bagi Nasdem, Anies salah satu yang jelas diusung. Bagi Demokrat, sosok Anies juga tidak ada resistensi,” jelanya.

Namun komunikasi politik ketiganya masih perlu dibicarakan lagi soal kandidat cawapres. Kholid mengungkapkan masing-masing parpol masih memiliki perbedaan pendapat.

PKS mendorong tiga nama untuk diusung yaitu mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, mantan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

“Tentu kami juga menghormati aspirasi Demokrat yang ajukan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono), atau Nasdem yang ajukan Andika Perkasa atau Khofifah,” jelasnya.

TERKAIT:  DPW Partai Perindo Riau Terbentuk, Ini Pengurusnya

Kholid juga menegaskan siapapun figur yang dipasangkan nantinya harus memiliki potensi kemenangan paling besar.

“Jadi masih dinamis. Kita ingin yang terbaik buat rakyat, yang paling potensial menang, yang paling punya kapasitas memimpin bangsa,” pungkasnya.

Diketahui, PKS, Nasdem dan Demokrat hingga saat ini belum mengumumkan kesepakatan koalisi dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menyampaikan proses kesepakatan koalisi telah menyentuh angka 80 persen.

“Tentu ini enggak bisa kawin paksa kan, tentu proses pembangunan chemistry di dua ranah, ranah antar partai, dan ranah antara kandidat (capres-cawapres) dengan partai,” tutur Willy Senin (19/9/2022).

Settia