PEKANBARU, MetroMadani – Dimana ada pertemuan, disitu pasti ada perpisahan, suasana haru bercampur sedih dirasakan civitas akademi Madarasah Aliyah (MA) Cendekia Bangsa Pekanbaru.
Betapa tidak, menjelang akhir pekan lalu, Kepsek Madrasah yang lama Ustad Lisata MPd mendadak mengumpul seluruh majelis guru menyampaikan permohonan maaf dan pamit meninggalkan Riau setelah hampir 20 tahun berada di bumi lancang kuning kembali ke kampung halaman.
Sebagaimana diungkapkan kepala Madrasah yang baru, Meggie Hartya Puspita SPd disela sela mengikuti talk show parenting sekolah tersebut dihadapan para orang tua siswa, Sabtu (30/8/2025).
“Saat ini kami kaget dan sedih Ayah dan Bunda mendapat kabar ini. Awalnya enam bulan lalu Ustad Lisata minta izin menyelesaikan hapalan Alqurannya dan dalam minggu ini kembali ke sekolah dan minta kami rapat internal dulu, ternyata untuk pamit,” ujarnya dengan raut muka sedih.
Ditengah kemajuan dan berkembangnya sekolah saat ini dibawa kepemimpina Ustad Lisata, tentu banyak suka dan duka yang dirasakan keluarga besar MA Cendekia Bangsa.
“Maka pada kesempatan ini kami atas nama sekolah menyampaikan pemohonan maaf kepada ayah bunda semua. Semoga Allah SWT selalui meridoi perjuangan ustad Lisata dan keluarga yang akan mengabdi di Kampung halaamnnya di Pasaman, Sumatera Barat,” ujarnya.
Sementara itu ustad Lisata sendiri saat dihubungi membenarkan, sebagai putra daerah, dirinya diberikan amanah sebagai guru dan imam di Islamic Center Pemkab Pasaman.
“Alhamdulillah. Pak. Berat sebenarnya berpisah, tapi itulah rencana Allah. Sebab kami dulu waktu menempuh pendidikan dibantu dan dibiayai Pemda. Kini saatnya kembali mengabdi di daerah kelahiran kami,” tambah ustad Lisata liri.
Ustad Lisata juga pamit dengan berbagai organisasi yang dirinya bergabung, seperti keluarga besar Persaudaraan Muballik Kualu (PMK), Kampar, tempat dimana ia juga berdakwah sekaligus bendahara PMK pada masanya.
“Kami tentu juga kaget dan sedih atas info yang bagi kami mendadak ini. Tapi itulah qadarullah, kita berencana, Allah yang mengatur dan menentukan. Semoga Ustad Lisata selalu Allah berkahi dalam karirnya,” sebut Ketua PMK Ustad Asrizal Chatib.(car)







