PEKANBARU, MetroMadani – Universitas Riau mewisuda 2.726 lulusannya dari berbagai jenjang dan program pendidikan. Wisuda dilaksanakan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Kampus Pattimura Gobah Pekanbaru, Rabu-Jumat (5-7/10/2022).
2.726 lulusan tersebut dengan rincian pascasarjana 278 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 340 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 432 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan 189 orang, Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan 81 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 501 orang, Fakultas Pertanian 199 orang, Fakultas Teknik 285 orang, Fakultas Hukum 102 orang, Fakultas Kedokteran 76 orang, dan Fakultas Keperawatan 243 orang.
Wisuda kali ini bertemakan “Berdaya Saing Tinggi Berkontribusi dalam Mewujudkan Transformasi Teknologi Dan Inovasi Dalam Menuju Society 5.0,” yang dirangkaikan dengan Dies Natalis Ke-60, Wisuda Program Pascasarjana Ke-52, Program Profesi Ke-45, Program Sarjana Ke-115, dan Program Diploma Ke-655.

Rektor Universitas Riau Aras Mulyadi dalam sambutannya mengatakan, wisudawan Universitas Riau harus menjadi kontributor mewujudkan pengembangan peradaban bangsa melalui transformasi teknologi dan berbagai inovasi.
“Untuk mencapai itu maka wisudawan perlu melakukan berbagai pendekatan untuk menjalankan peran strategis wisudawan dalam membentuk karakter yang bermartabat,” ujarnya.
Pendekatan diperlukan, lanjutnya, karena berkaitan dengan kondisi sosial saat ini yang cenderung heterogen, dinamis, dan kompleks, akan berpotensi terhadap polarisasi masyarakat. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, katanya, salah satu cara yang paling efektif melalui pendidikan, sedangkan jajaran
akademik harus menjadi personal yang dapat memupuk kebersamaan, menjunjung tinggi keberagaman, serta toleransi kehidupan berbangsa dan bernegara serta melestarikan tradisi peradaban.
“Peradaban dunia kini selalu berkembang sesuai dengan bentuk interaksi, relasi, keterbukaan informasi, serta pengetahuan di antara masyarakat, yang pada akhirnya akan memengaruhi bagaimana bentuk dan berkembangnya suatu peradaban,” katanya. (adr)













