Info
MetroMadani.com adalah portal berita, hiburan, dan informasi | tegas | lugas | tepercaya |

Polisi Pastikan ASN yang Meninggal di Parkiran DPRD Riau karena “Diri Sendiri”

Jenazah ASN yang ditemukan tewas di parkiran DPDR Provinsi Riau saat diperiksa di RS Bhayangkara Polda Riau/foto: Antara

PEKANBARU, MetroMadani – Polresta Pekanbaru akhirnya mengumumkan penyebab kematian ASN FY (40) yang ditemukan meninggal di dalam mobilnya di Parkiran DPRD Riau. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Riau itu tidak ditemukan adanya tanda-tanda sebagai korban pembunuhan. Polisi menyimpulkan FY tewas karena dirinya sendiri.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan mengatakan, dari hasil otopsi, pemeriksaan saksi, dan alat bukti, tidak ada yang mengarah bahwa korban meninggal karena dibunuh.

“Korban ditemukan dengan kondisi telentang di bangku tengah mobil. Lehernya tergantung kain. Jadi, berdasarkan gambaran muka, sesuai dengan gantung diri, karena dari hasil otopsi tidak ada luka lain yang mengakibatkan korban dibunuh,” jelas Andrie kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolresta Pekanbaru, Jumat (16/9/2022) sore.

TERKAIT:  Penyidik Polsek Dilapor ke Propam Polda Riau

Pihaknya juga telah memeriksa 28 saksi serta menganalisis rekaman kamera CCTV. Namun, tidak ada yang mengarah ke kasus pembunuhan. 

Pernyataan yang sama juga disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi.

“Kami sudah melakukan penyelidikan, namun belum ditemukan fakta yang mendukung bahwa korban ini meninggal dunia karena dibunuh,” ujar Pria.

Sebelum gantung diri, kata dia, korban sempat berswafoto dan mengirimnya ke temannya yang berada di Kepulauan Riau. Petugas menemukan ponsel korban di dalam mobil di bawah korban yang tergantung.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, FY (40), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Riau, ditemukan tewas di dalam mobil di basement kantor DPRD Riau, di Jalan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (10/9/2022). Korban ditemukan dengan kondisi leher terikat kain syal yang tergantung pada pegangan tangan di bangku tengah mobil Daihatsu Terios warna silver dengan pelat nomor BM 1389 VX.

Settia