PEKANBARU, MetroMadani – Proyek pembangunan Perumahan Citra Land di Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai mendapatkan kecaman dari masyarakat setempat.
Hal itu diungkapkan salah satu tokoh masyarakat RT 04/ RW 08 kepada media ini. Bahwa sejak proyek ini berjalan polusi udara menjadi kotor, dikatannya. Pekanbaru, (20/30/2024).
“Bukan hanya itu jalanan menjadi rusak akibat dilalui dump truk angkutan tanah timbun pembangunan Perumahan Citra Land ini,” ujar tokoh masyarakat RT 04/RW 08 Kelurahan Tangkerang Barat tersebut yang minta namanya di sembunyikan.
Dikatakannya lagi mobil dump truk angkutan tanah timbun perumahan ini mencapai 100 lebih perharinya melewati jalan pias ini.
“Dijalan pias ini lah mobil dump truk angkutan tanah timbun tersebut lewat, hasilnya aspal jalan ini tertutup oleh tanah yang terbawa ban mobil dump truk,” ujarnya sembari menunjuk jalan pias sekarang ini dalam kondisi tertimpa tanah dan berlobang.
Menurutnya, pihak proyek pembangunan Perumahan Citra Land juga tidak ada melakukan kordinasi dengan pihak RW/RT setempat.
“Sebelum melakukan pembangunan seharusnya pihak perumahan melakukan kordinasi dengan pihak RW/RT dan Kelurahan serta Kecamatanlah,” katanya dengan nada kecewa kepada pihak perumahan Citra Land.
Ditambahkannya, warga RT 04/RW 08 yang berdampak akibat pembangunan Perumahan Citra Land bersama bersama pemuda akan melakukan blokade jalan pias ini untuk sementara.
“Dalam waktu dekat ini masyarakat akan mengambil kebijakan dengan melakukan blokade jalan pias, supaya tidak dilalui dump truk apalagi melebihi tonase. Kita tidak melarang melakukan pembangunan Perumahan Citra Land, akan tetapi tanggung jawabnya bagaimana,” ungkapnya.
Sementara itu pihak vendor, Sumadi, coba dihubungi lewat kiriman pesan singkat, enggan memberikan keterangan takut salah berbicara dan mengarahkan langsung kepada pihak Citra Land.
Sampai berita ini ditayangkan pihak Citra Land belum bisa dihubungi.(buz)







