PEKANBARU, MetroMadani – Pengalamannya hampir 15 tahun duduk sebagai anggota legislatif, 10 tahun di DPRD kabupaten dan kini hampir satu periode di DPR RI, sudah dirasakan Politiis PKS Ustad H Syahrul Aidi Maazat Lc MA, bagaimana ketika ia berada dalam sistem dan tak kalah sebelumnya ia yang berprofesi sebagai ustad menghadapi ummat dalam konteks yang berbeda.
Ustad Syahrul mengingat masa-masa awal saat berdakwah ditengah masyarakat sebelum menjadi Dewan. Maka untuk berbuat lebih kepada masyarakat dan membantu memperjuangkan aspirasi konkrit ummat hari ini maka diperlukan upaya merebut kekuasaan maju sebagai legislatif. Intinya sama-sama berkhidmat dan berdakwah buat ummat.
Hal ini sudah dirasakan Ustad H Sahrul Aidi, sehingga ia memiliki strategi untuk bisa melihat dan merekrut kader potensi guna mendulang suara tahun 2024 mendatang, baik untuk DPRD kabupaten maupun untuk provinsi sendiri. Seperti halnya untuk calon ke DPRD Riau, H Syahrul melihat potensi besar yang ada pada diri H Amal Fathullah Lc MA yang memiliki kemiripan dengan dirinya saat awal-awal maju ke DPRD, sama-sama kader PKS yang lahir dari keluarga ulama besar di Kabupaten Kampar.
‘’Saya melihat Amal memiliki potensi besar mendulang suara diawal awal kemunculannya di tengah masyarakat. Tak ada yang kita ragukan lagi dari sosok seorang Amal dari segi pendidikannya, S1 nya lama di Mesir, S2 nya di Malaysia dan saat ini tengah menyelesaikan program doktoralnya. Dia seorang calon yang mumpuni untuk mendulang suara nantinya,’’ sebut Ustad Syahrul.
Diakui Ustad Syahrul, potensi lainnya adalah Amal juga merupakan anak ulama besar di Kabupten Kampar, ayah hingga datuknya merupakan tuan guru terekat nahsabandia yang memiliki ribuan jamaah dan pengikut, sehingga Syahrul melihat harus ada perwakilan dari keluarga besar tarekat Nahsabandia duduk di legislatif Provinsi Riau.
Ya, Amal merupakan anak pertama Abuya Haji Alaiddin Aydarus Athory Lc, pimpinan Ponpes Darussalam Kabun (Ponpes Pindahan dari Batu Bersurat/ XIII Koto Kampar) dan juga Ketua MUI Rokan Hulu saat ini. Seorang pimpinan guru tarekat yang memiliki ribuan alumni dan jamaah di Riau dan Kabupaten Kampar. Hal yang sama juga ada pada diri Syahrul Aidi, ayahnya seorang Ustad, almarhum H Maazat, guru sekaligus pimpinan Ponpes Islamic Centre Alhidayah Kampar yang juga memiliki banyak jamaah pengajian, sehingga dengan potensi itu mengantarkan Syahrul Aidi ke DPRD Kampar kala itu.
‘’Sekarang tinggal lagi bagaimana Amal mengatur strategi pemenangannya saja. Sebab potensi besar itu ada pada dirinya dan basis massa yang jelas merupakan sebuah keuntungan tersendiri dibandingkan dengan calon lain,’’ ujar Syahrul mengakui.
Untuk itu, dirinya minta kepada Amal untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki menjadi sebuah kekuatan besar merebut dua hingga tiga kursi PKS dapil Kàmpar untuk DPRD Riau 2024 nantinya.(buz)







