Info
MetroMadani.com adalah portal berita, hiburan, dan informasi | tegas | lugas | tepercaya |

Warung Remang-remang Kubang Wajib Tutup

Forum RT dan RW Kecamatan Tuah Madani bersama pemuka masyarakat Kamis, (16/3/2023)/foto: metromadani.com

PANAM, MetroMadani – Menyambut dan memasuki bulan suci Ramadan 1443 H, yang tinggal beberapa jam ke depan, berbagai tempat maksiat seperti warung remang-remang ditegaskan wajib ditutup dan tak da istilah kata kompromi, apalagi tempatnya pun ilegal.

Hal itu menjadi poin penting yang ditekankan Forum RT dan RW Kecamatan Tuah Madani bersama pemuka masyarakat setempat kepada kedai remang-remang yang berdiri secara ilegal sepanjang Jalan Kubang Raya, tepatnya di Kelurahan Tuahmadani dan Tuahkarya.

‘’Jauh hari menjelang bulan Ramadan, kita sudah beberakali menegur, baik lisan maupun tulisan agar tempat ini ditutup dan dirobohkan. Sebab ini tempat tidak ada izin dan berada di badan jalan,’’ ungkap Ketua RW setempat Hj Yurni Elok, kemarin.

TERKAIT:  Hari Ini, Dua Perangkat Desa Deli Makmur Dilantik

ApalagI, katanya, sudah beberapa kali diberikan peringatan oleh ketua RT dan RW serta perangkat setempat agar tempat maksiat ini ditutup sebab sudah meresahkan kenyamanan masyarakat sekitar tapi pantauan lapangan tetap saja membandel.

Ketua Forum RT RW Kecamatan Tuah Madani Darwinsyah yang hadir saat itu menyebutkan pihaknya untuk kesekian kalinya membuat perjanji dan pernyataan tertulis dengan yang mengaku sebagai pemilik warung yang menyediahkan tuak dan karaoke liar tersebut.

‘’Ini kita tidak main-main lagi dan kesabaran masyarakat sekitar nanti sulit kita kendalikan, apalagi kita akan berda di bulan suci. Maka sebelum terjadi pengarahan massa ke sini, kami sebagai pemuka masyarakat kembali mendatangi agar segera dibongkar. Jadi bukan tutup lagi. Ini jelas tempat ilegal,’’ tegas Darwinsyah.

TERKAIT:  KSJ Riau Bakal Bangun Rumah Singgah

Hadiri pada pertemuan Kamis (16/3/2023), itu Kanit Intel Polsek Tampan, Bhabinkamtibmas Tuah Karya, Ketua RT setempat, Ketua RW Hj Yurni, Satpol PP Pekanbaru dan sejumlah pemuka masyarakat. (buz)

Settia