JAKARTA, MetroMadani – Jalan Tol Padang-Pekanbaru dapat memangkas waktu tempuh hingga 6 jam. Sehingga, jika semula menggunakan jalan arteri ke dua wilayah tersebut membutuhkan waktu 9 jam, melalui tol hanya 3 jam dengan kecepatan rata-rata 80 kilometer per jam.
Hal ini disampaikan Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero) Koentjoro dalam rilis yang diterima media, Rabu (31/8/2022).
“Tol ini pun nantinya akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Padang ke Pekanbaru dari 9 jam via jalan arteri menjadi kurang lebih 3 jam via jalan tol dengan kecepatan rerata 80 kilometer per jam,” jelas Koentjoro.
Selain memangkas waktu perjalanan, kehadiran Tol Padang-Pekanbaru juga akan membawa manfaat positif lainnya bagi perekonomian dan pariwisata di kedua wilayah setempat. Jalan tol ini akan membuka konektivitas antar-wilayah dalam rangka melancarkan distribusi logistik.
Sejauh ini, Hutama Karya selaku kontraktor Tol Padang-Pekanbaru berkomitmen melanjutkan kembali pembangunannya. Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, khususnya Seksi Padang-Sicincin sempat terhenti lantaran masalah pembebasan lahan.
Konstruksi jalan tol, lanjut Koentjoro sangatlah bergantung pada pembebasan lahan di lapangan. Oleh karena itu, dia berterima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah membantu penyelesaian pembebasan lahan seksi tol tersebut.
Koentjoro melanjutkan, dengan segera selesainya pembebasan lahan, maka diharapkan perusahaan dapat segera kembali mengebut konstruksi tol sesuai dengan lahan yang telah dibebaskan dan tepat waktu. Apabila pembebasan lahan tuntas sesuai rencana, maka perseroan menargetkan percepatan pembangunan tol ini selesai pada tahun 2024.
Selain itu, jalan tol Pekanbaru-Padang tidak hanya memangkas waktu tempuh menjadi lebih pendek, tetap jalan bebas hambatan ini juga akan menghubungkan dua pelabuhan laut di Padang dan Dumai yang serta akan mengefisienkan mobilitas orang dan barang.
Seorang mahasiwa Pasca Sarjana Universitsa Riau Adriansyah saat ditemui MetroMadani menyambut baik akan tuntasnya tol Pekanbaru-Padang ini. Ia pun berandai-andai, jika jalan berbayar itu selesai, tentu liburan ke Pantai Padang di akhir pekan bisa ditempuh dalam waktu 3 jam.
“Pantai Padang bisa jadi alternatif liburan akhir pekan warga Pekanbaru,” ujarnya. (btr)








