PEKANBARU, MetroMadnai – PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) berhasil mencatatkan laba bersih Rp1,3 triliun untuk tahun buku 2021. Raihan tersebut kembali memecahkan rekor laba tertinggi PTPN V sepanjang perusahaan berdiri.
“Alhamdulillah, buah dari perbaikan yang digesa selama tiga tahun terakhir, dapat membawa Perusahaan untuk membukukan laba bersih Rp 1,305 triliun. Tertinggi sepanjang sejarah perusahaan berdiri,” kata Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko Santosa.
Pada tahun ini, lanjut Jatmiko , kinerja perusahaan akan lebih baik walau korporasi mengalami pasang surut harga komoditas utamanya yaitu minyak sawit mentah atau CPO.
“Insyaa Allaah 2022 lebih baik. Dengan dukungan penuh pemegang saham serta dengan sumber daya terbaik, ruang perbaikan serta selalu terbuka, tahun ini kita optimis melampaui capaian 2021,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/8/22).
Jatmiko mengaku, sejak 2019 PTPN V memecahkan beragam rekor secara berturut-turut, baik operasional maupun finansial meski harus dihadapkan pada badai pandemi berkepanjangan. Catatan positif tersebut misalnya berhasil mendongkrak produktivitas TBS tertinggi pada 2020 sebesar 23,87 ton. Pada 2021 produktivitas kembali meningkat yang menyentuh angka 24,02 ton.
“Komitmen, konsistensi, dan persistensi semangat perbaikan ini harapannya cuma satu, menjadi leading sector di bidangnya, serta berkontribusi nyata kepada bangsa dan negara, layaknya semangat kemerdekaan tahun ini, pulih lebih cepat bangkit lebih kuat,” ujarnya.
Kinerja operasional yang mumpuni di tengah badai Covid 19 tersebut berimbas kepada kinerja finansial. Pernah memecahkan rekor laba tertinggi tahun 2020 sebesar Rp417 miliar, angka tersebut kemudian terlampaui dengan raihan laba bersih 2021 yang menembus Rp 1,3 triliun.
Angka Rp1,3 triliun itu sendiri menyumbang hampir sepertiga dari total laba setelah pajak induk usaha PTPN V, Holding Perkebunan Nusantara tahun 2021 sebesar Rp4,6 triliun, atau melonjak 312,81 persen dari laba PTPN V tahun sebelumnya.
Konsistensi tren positif tersebut tetap berlanjut pada tahun ini. Pada semester pertama 2022 ini, PTPN V berhasil mencatatkan laba bersih unaudit sebesar Rp781 miliar. Angka tersebut meningkat 158 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021.
“Kami bersyukur, sejalan dengan peningkatan produktivitas TBS kami, hasil olah crude palm oil atau produksi minyak sawit mentah sepanjang 2021 juga meningkat YoY (year on year) menjadi 574,08 ribu ton atau yang tertinggi kedua se-Holding Perkebunan Nusantara III (Persero),” tuturnya. (btr)







